Sering Mudah Marah dan Lelah? Bisa Jadi Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin C
Tubuh yang mudah lelah hingga gampang “cranky” atau cepat marah bisa menjadi sinyal kekurangan vitamin C yang sering tak disadari.
Kekurangan vitamin C ternyata tidak hanya berdampak pada daya tahan tubuh, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi fisik hingga suasana hati. Salah satu tanda yang cukup umum namun sering diabaikan adalah mudah merasa lelah dan “cranky” atau gampang tersinggung tanpa sebab jelas.
Vitamin C merupakan nutrisi penting yang tidak bisa diproduksi maupun disimpan oleh tubuh, sehingga harus dipenuhi setiap hari melalui makanan atau suplemen. Nutrisi ini berperan besar dalam pembentukan kolagen, menjaga kesehatan kulit dan pembuluh darah, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.
Ketika tubuh kekurangan vitamin C, sejumlah gejala bisa muncul secara bertahap. Dalam sebuah studi kecil, sebagian besar orang dengan kadar vitamin C rendah mengaku lebih mudah merasa lelah dan emosinya tidak stabil. Bahkan, pemberian vitamin C terbukti membantu mengurangi rasa lelah dalam waktu relatif singkat, terutama pada mereka yang sebelumnya kekurangan.
Selain perubahan suasana hati, kekurangan vitamin C juga berdampak pada imunitas. Tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih dari sakit. Hal ini karena vitamin C memiliki peran penting dalam mendukung kerja sel-sel imun dan melawan radikal bebas.
Dampak lainnya terlihat pada kondisi kulit dan jaringan tubuh. Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kering, kusam, dan mudah keriput. Gusi juga lebih rentan berdarah karena vitamin ini berperan dalam menjaga kekuatan pembuluh darah dan jaringan ikat. Bahkan, luka kecil bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh karena terganggunya produksi kolagen.
Dalam jangka panjang, kekurangan vitamin C juga dapat memengaruhi metabolisme tubuh, termasuk meningkatkan risiko penumpukan lemak, terutama di area perut. Selain itu, pada kondisi tertentu, gangguan penglihatan seperti degenerasi makula bisa memburuk jika asupan vitamin C tidak terpenuhi.
Kebutuhan vitamin C harian sebenarnya relatif mudah dipenuhi jika seseorang menjalani pola makan seimbang. Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar 75 mg per hari untuk wanita dan 90 mg untuk pria. Asupan ini bisa didapat dari buah dan sayuran seperti jeruk, paprika, brokoli, dan tomat.
Beberapa kelompok diketahui lebih berisiko mengalami kekurangan vitamin C, seperti perokok, orang dengan pola makan tidak sehat, hingga pasien dengan kondisi medis tertentu. Pada perokok, kebutuhan vitamin C bahkan lebih tinggi karena paparan radikal bebas dari rokok.
Dengan berbagai peran pentingnya, kekurangan vitamin C tidak boleh dianggap sepele. Gejala ringan seperti mudah lelah atau cepat marah bisa menjadi tanda awal yang perlu diwaspadai. Memastikan asupan nutrisi yang cukup setiap hari menjadi langkah sederhana namun krusial untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.





